Kastil Maruoka, ialah keliru satu asal hanya 2 belas kastil yang tersisa di Jepang yang bertahan berasal zaman pasca feodal dengan kastil mereka (donjon) permanen utuh.

Penitipan 3 lantai yg cukup mungil ini dianggap oleh beberapa orang menjadi yang tertua di negara ini, tetapi penelitian terbaru menyampaikan bahwa hal ini tidak terjadi, sebab konstruksi benteng tadi asal berasal awal tahun 1600-an.

Kastil ini juga dikenal dengan julukan “istana kabut” yang dari dari legenda wacana kabut tebal yang menyembunyikan benteng asal musuh yg mendekat.

Kisah Horor Kastil Maruoka Yang Menyimpan Banyak Misteri

Kastil Maruoka berdiri pada atas sebuah bukit kecil di dataran utara Kota Fukui. Bagian pada berasal struktur kayu yg diawetkan serta tanpa perabotan menyimpan beberapa pajangan gosip serta diorama kastil pada lantai paling bawah.

Satu set tangga kayu yg sangat curam mengarah ke lantai pada atas, yang bisa didaki pengunjung menggunakan bantuan tali yang digantung pada langit-langit.

Mereka yg berhasil mencapai puncak akan dihadiahi pemandangan panorama dataran pada sekitarnya serta taman kastil pada bawahnya.

Benteng permanen adalah satu-satunya struktur primer yang tersisa. Bekas huma kastil yg mengelilingi benteng tersebut sekarang sebagai taman umum menggunakan museum judi bola mungil yg menampilkan beberapa senjata, baju besi, dan barang-barang rumah tangga yg berhubungan dengan mantan penguasa Kastil Maruoka.

Taman ini pula menampilkan lebih berasal 400 pohon sakura yg umumnya mekar berasal awal sampai pertengahan April.

Festival bunga sakura tahunan diadakan selama 3 minggu pertama bulan April pada mana pohon-pohon diterangi di malam hari sang lebih berasal 300 lentera kertas.

Saat ini, benteng primer adalah satu-satunya bagian kastil yang tersisa, yang dulunya mencakup beberapa bangunan lain, termasuk gerbang, benteng, dan parit.

Sebagian kecil parit masih berbentuk kanal, namun waktu ini (2019) ada rencana buat mereklamasi parit.

Page kastil diubah menjadi taman menggunakan sejumlah akbar pohon Sakura dan museum yang memajang artefak yg terkait menggunakan kastil, termasuk senjata dan baju besi.

Selama trend semi taman ini merupakan galat satu kawasan melihat bunga sakura (sakura) paling terkenal pada wilayah tersebut.

Nama panggilan Kastil Maruoka ialah Kasumi-ga-jō yang berarti “kastil kabut” atau “kastil kabut”. poly kastil Jepang mempunyai nama panggilan.

Kastil Maruoka mendapatkan nama panggilannya berasal sebuah legenda. Legenda mengatakan bahwa setiap kali musuh mencoba menyerang kastil, kabut tebal jatuh pada sekitarnya serta menghilang asal pandangan penyerang.